Narapidana Kasus Terorisme di Lapas Medan Ikrar Setia NKRI

oleh -15.085 views
MEDAN | KILATINFO – Sebanyak delapan orang narapidana kasus terorisme yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Medan menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Rabu (9/3/2022).

Narapidana kasus terorisme yang ikrar setia kepada NKRI itu kata Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Sumut Erwedi Supriyatno, melepas bai’at dari kelompok teroris Jamaah Anshor Daulah (JAD).

Ada 4 poin yang diikrarkan para narapidana kasus terorisme itu, yakni berjanji akan setia pada NKRI, melepas bai’at dari kelompok teroris Jamaah Anshor Daulah (JAD), mengakui kesalahan dan berjanji akan mengikuti program pembinaan.

“Mereka kemudian menandatangani deklarasi itu satu persatu dan kemudian mencium bendera Merah Putih,” jelasnya.

Selain itu Erwedi juga menyebutkan, deklarasi ini diucapkan para napi teroris itu di Aula Lapas Klas IA Tanjunggusta Medan, dan disaksikan perwakilan dari Densus 88 Mabes Polri, BNPT serta Kementerian Agama.

“Harapannya semoga napi yang belum ikrar dapat menyusul dan yang sudah ikrar menjadi janji mereka untuk tetap setia bagi NKRI,” ungkapnya.

Adapun kedelapan yang ikrar kepada NKRI tersebut kata Erwedi, Tengku Rendi Santun warga Kecamatan Percut Seituan, Riki Pranoto warga Tanjungmorawa, M Safri Hartanto warga Kota Medan, Egi Feratama warga Tanjungbalai, Aris Saputra warga Kota Medan, Arif Fadhillah warga Kota Medan dan Dedi Suhendra warga Deliserdang. Yang seluruhnya warga binaan Lapas Tanjung Gusta Medan.

“Sementara satu orang lainnya yakni Dewi Anggraini warga Kecamatan Medan Marelan yang menghuni lapas wanita Medan,” terangnya. (HS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.