Gempa Di Sumatera Barat Memakan Korban

oleh -40.085 views
KILATINFO – Terkait gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang menguncang Pasaman Barat, Provinsi Sumatra Barat, Jumat pagi telah memakan korban jiwa dan melukai puluhan warga. Dikutip dari BBC, jumlah korban bertambah lagi menjadi 6, Jum’at (25/2/2022).

Gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang memakan 6 korban itu yakni, 4 di Kabupaten Pasaman Barat dan 2 di Kabupaten Pasaman, berdasarkan data dari BPBD setempat. Dua korban jiwa di Kabupaten Pasaman adalah anak-anak berusia 4-6 tahun.

BACA..  Bank BTN Gelar Indonesia Property Expo

Tim penyelamat telah dikerahkan dan warga diminta waspada karena masih ada potensi gempa susulan. Puluhan rumah di Kabupaten Pasaman Barat roboh dan rumah sakit setempat kewalahan langsung menerima banyak warga yang luka-luka.

Sebelumnya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Suharyanto, dalam jumpa pers mengungkapkan, bahwa gempa di Kabupaten Pasaman Barat telah menyebabkan setidaknya 2 orang meninggal dunia dan 20 luka-luka.

BACA..  Bank BTN Gelar Indonesia Property Expo

Selain itu Kepala BNPB juga mengungkapkan gedung 1 SDN rusak berat, 1 Bank Nagari rusak sedang, 1 Balairung rusak sedang, dan aula kantor Bupati Pasaman Barat rusak sedang. Dan tim reaksi cepat BNPB sudah dikerahkan ke lokasi.

Sementara Kepala BMKG, Dwikorina Karnawati, mengungkapkan bahwa gempabermagnitudo 6,1 (sebelumnya disebut 6,2) terjadi pada pukul 08.39 WIB tepatnya di darat pada jarak 17 km Timur Laut Pasaman Barat dengan keadalaman 10 km.

BACA..  Bank BTN Gelar Indonesia Property Expo

Gempa 6,1 ini disertai sedikitnya 15 gempa susulan. BMKG mengungkapkan masih ada susulan selama 1-2 hari ke depan meski bermagnitudo rendah.

Untuk itu Dwikorita mengimbau kepada penduduk agar waspada. Warga dengan rumah yang rusak atau sudah miring agar segera menjauh. Begitu pula dengan yang tinggal di tebing untuk juga menjauh karena gempa susulan bisa berpotensi longsor. (int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.