Lapas Kelas I Medan Gandeng Unpri

oleh -41.085 views

MEDAN | KILATINFO – Bekerja sama dengan Universitas Prima Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas ) Kelas I Medan Kanwil Kemenkumham Sumut laksanakan asesment terhadap ASN yang akan ditunjuk sebagai Tim Kelompok Kerja (POKJA) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Kamis (3/2/2022).

Lapas Kelas I Medan sangat mengapresiasi Universitas Prima Indonesia atas kesediannya melakukan assesment terhadap petugas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan. Hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan resposibilitas bersama terhadap isu isu dan masalah – masalah yang muncul di pemasyarakatan selama ini.

Dimana Lembaga Pemasyarakatan merupakan pilar terakhir yang mengemban tugas untuk menyelesaikan masalah tersebut di dalam Lapas. Sedangkan Sivitas Akademika berperan sebagai wadah awal pembentuk moral masyarakat di luar.

Sebelumnya kegiatan asesment ditujukan untuk menyeleksi ASN yang berkompeten dan berintegritas tinggi yang nantinya akan menjadi agen – agen perubahan dan akan ditetapkan sebagai anggota pada kelompok kerja masing masing dalam rangka mempersiapkan Lapas Kelas I Medan Menuju WBK/ WBBM pada tahun 2022.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Psikologi Universitas Prima Indonesia Ibu Sri Hartini yang diterima langsung oleh Kabag. Tata Usaha Ibu Dame Elfrida Purba, SH, M.Si, kegiatan assesment diikuti oleh 59 Orang ASN yang telah diseleksi memiliki integritas tinggi.

Assesment yang dilakukan nantinya akan memberikan gambaran mengenai karakteristik psikologi dari peserta assessment tersebut. Hasil yang diperoleh selanjutnya akan kembali diserahkan ke Lapas sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan posisi pada Tim Pokja masing – masing.

Senada dengan yang disampaikan oleh Kabag Tata Usaha, Dame Elfrida Purba, SH, M.Si yang menyampaikan bahwa assesment ini sangat urgent dilaksanakan. Mengingat tujuan “right man on the right place” menjadi sangat penting dalam hal menentukan penempatan anggota tim pokja. Beliau juga berpesan kepada ASN yang mengikuti assesment agar mengerjakan test yang diberikan dengan sebenar-benarnya agar tidak salah dalam hal penempatan tim pokja, yang tentunya akan berpengaruh terhadap kinerja kedepannya. (NZ)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.